18 Sep Khasiat Ginkgo Biloba Untuk Kepikunan

Pernahkan Anda merasakan momen lupa terhadap sesuatu? Atau saat sudah hampir ingat pada sesuatu yang ingin dikatakan, tetapi otak terasa diblok, tidak ingat lagi. Kalau itu terjadi hanya sesekali, Anda pasti belum begitu panik. Namun kalau itu terjadi berkali-kali dalam waktu singkat, Anda perlu waspada, karena itu adalah gejala pikun.

Pikun merupakan penyakit yang identik dengan orang berusia lanjut. Tapi tahukah Anda, sebenarnya pikun bisa menyerang siapa saja baik muda ataupun tua. Karenanya cari tahu apakah Anda saat ini mengalaminya. Setelah itu, cari tahu bagaimana mencegahnya.

Salah satu cara untuk dapat mencegah kepikunan adalah dengan mengonsumsi ekstrak daun Ginkgo Biloba. Tumbuhan ini telah dikenal sebagai obat pencegah pikun sejak tahun 1960. Saat itu, Ginkgo Biloba banyak digunakan oleh orang-orang di Jerman. Tanaman ini memiliki pohon yang tingginya mencapai 24 m dengan cabang yang sama kuatnya dengan batang. Pucuk batangnya meruncing seperti lembing. Daunnya seperti suplir dengan warna hijau kekuningan dan bentuknya seperti kipas terbelah dengan urat daun yang menyebar secara radial.

Bagaimana cara kerja Ginkgo Biloba?

Sari daun Ginkgo Biloba itu mampu menghambat pembentukan PAF (Platelet Activating Factor). PAF sengaja dibentuk secara imunologis oleh sejumlah platelet (butir darah merah) agar darah lebih kental. Kekentalan ini menghambat peredaran darah. Kehadiran Ginkgo Biloba dapat mengencerkan darah sehingga aliran yang semula lamban di daerah otak menjadi lancar. Yang berarti pula terjadi perbaikan pada peredaran oksigen dalam tubuh yang dapat memperbaharui kemampuan seseorang untuk berpikir jermih dan bergerak lebih mudah. Dengan berpikir jernih, seseorang mampu mengingat sesuatu, misalnya nama atau tanggal.

Apa saja keuntungan lain yang didapat setelah mengonsumsi Ginkgo Biloba?

  1. Memacu peredaran darah.
    Sifat Ginkgo Biloba yang mampu mengalirkan darah ke otak secara lancar, dapat membantu mengurangi sakit kepala sehingga pikiran tidak mudah mengalami depresi dan konsentrasi bisa meningkat. Selain itu kehadiran Ginkgo Biloba juga memacu aliran darah ke kaki sehingga akan mengurangi risiko menderita varises, luka pada kaki atau bagian perifer lainnya pada penderita diabetes.
  1. Mengurangi risiko jantung
    Selain membuat pembuluh darah jadi rileks, Ginkgo Biloba juga mampu menghancurkan gumpalan-gumpalan lemak yang menggumpal dalam pembuluh arteri yang dapat menyebabkan masalah di jantung atau stroke.
  1. Mengurangi risiko telinga berdengung
    Meningkatnya aliran darah karena menggunakan Ginkgo Biloba, juga berpengaruh hingga telinga sehingga dapat membantu mereka yang mengalami tinitus yang kronis (telinga berdengung).
  1. Influenza
    Ternyata seseorang yang menderita influenza kemudian menghisap sari daun Ginkgo Biloba akan mengurangi peradangan di hidung dan tenggorokan.